1. Syaikh DR. Su’ud bin Ibrahim as-Syuraim
Laman
- Kajian Ustadz Armen Halim Naro
- Kajian Islam
- Download Free MP3 Kajian Islam
- Download Serba Gratis
- Islamic Calender
- Kumpulan Ceramah Ramadhan Terlengkap oleh Berbagai Ustadz
- Kisah dan Karomah Para Sahabat Rasulullah
- Adab dan Akhlak Islam
- Hadits Arba'in An-Nawawi
- Kisah Teladan dan Sejarah Islam
- Biografi Ulama
- Beranda
- Hadits Shahih, Hasan, Dhaif, Dan Maudhu
- Doa dan Wirid Rasulullah
- Kumpulan Tausiyah
Sabtu, 26 Mei 2012
Mari Kita Mengenal Para Imam Masjidil Haram
Dengan Tujuan Itu Aku Akan Mencintaimu
Penulis: Ustadz Abu Abdirrohman –hafizhahullah-
Dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwasanya ada seseorang yang bertanya
kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hari kiamat. Ia
berkata, “Kapan hari kiamat terjadi?” Maka beliau shallallahu ‘alaihi wa
sallam balik bertanya, “Apa yang telah engkau persiapkan untuknya?” Ia
menjawab, “Tidak ada sama sekali. Hanya saja, sesungguhnya saya
mencintai Allah dan Rosul-Nya.” Maka beliau bersabda, “Engkau bersama
orang yang engkau cintai.” Anas pun mengatakan, “Tidaklah kami
berbahagia dengan sesuatu seperti halnya kebahagiaan kami dengan sabda
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Engkau bersama orang yang engkau
cintai.” Anas berkata, “Karena saya mencintai Nabi, Abu Bakar dan Umar.
Dan saya berharap saya bersama mereka karena kecintaan saya kepada
mereka, meskipun saya tidak beramal seperti amal mereka.” [1]
Ayo Berlomba Kawan….!
Al-Imam Ibnul Jauzy berkata,
“Setiap manusia tidak boleh meninggalkan suatu keutamaan yang mungkin bisa dicapai, bahkan ia harus berusaha untuk mencapainya dengan sekuat tenaga, sebagaimana ungkapan seorang penyair.
“Setiap manusia tidak boleh meninggalkan suatu keutamaan yang mungkin bisa dicapai, bahkan ia harus berusaha untuk mencapainya dengan sekuat tenaga, sebagaimana ungkapan seorang penyair.
“Jadilah lelaki dengan kaki berpijak di bumi…Jika anda memiliki kesempatan untuk melebihi para ulama dan ahli zuhud dalam hal amal, ilmu dan pandangan, lakukanlah. Toh mereka juga adalah manusia dan anda pun manusia. Tak ada orang yang duduk-duduk saja kecuali ia adalah orang yang sangat lemah kemauannya dan rendah jiwanya.
Namun cita-cita tergantung di langit nan tinggi…”
Jangan Kabarkan Kepada Mereka, Ya Rabb!
((Sungguh suatu hari aku di majelisku maka aku melihat di sekitarku lebih dari 10 ribu hadirin, tidak seorangpun dari mereka kecuali trenyuh/luluh hatinya atau meneteskan air mata (karena nasehat dan ceramahku).
Akupun berkata pada jiwaku : Bagaimana nasibmu jika mereka seluruhnya selamat (di akhirat) sedangkan engku celaka??.
Maka akupun berucap dengan lisan perasaanku : Wahai Tuhanku…, wahai
Tuhanku…jika kelak Engkau menetapkan untuk mengadzabku maka janganlah
Engkau mengabarkan kepada mereka tentang tersiksanya aku… demi untuk
menjaga kemuliaanMu bukan demi aku, agar mereka tidak berkata : Allah
yang telah ditunjukan/diserukan oleh Ibnul Jauzi telah mengadzab Ibnul
Jauzi))
Shoidul Khootir hal 78
alqiyamah.wordpress.com
Siapakah Pemerintahan Sufahaa'?!
[Oleh: Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat]
Dari
Jabir bin Abdillah (ia berkata): Sesungguhnya Rasulullah –shallallahu
‘alaihi wa sallam- pernah bersabda kepada Ka’ab bin ‘Ujrah:
“Ya Ka’ab bin ‘Ujrah! Semoga Allah melindungimu dari pemerintahan yang bodoh!”.
Ka’ab bin ‘Ujrah bertanya: “Kenapa demikian ya Rasulullah, dan siapakah pemerintahan yang bodoh itu?”.
Beliau menjawab: “Para umarah
(penguasa) yang akan datang nanti sesudahku, mereka tidak mengikuti
petunjukku dan tidak mengamalkan Sunnahku. Maka barang siapa yang
membenarkan kebohongan mereka dan menolong ke zhaliman mereka, maka
mereka itu bukan dariku dan aku bukan dari mereka [1], dan mereka tidak
akan dibawa ke telagaku (pada hari kiamat). Akan tetapi barang siapa
yang tidak membenarkan kebohongan mereka dan tidak menolong ke zhaliman
mereka, maka mereka itu dariku dan aku dari mereka [2], dan mereka akan
dibawa ke telagaku (pada hari kiamat).
Adab Dalam Bercanda & Berkelakar
Berkelakar atau bercanda merupakan hal lumrah yang dilakukan manusia.
Bahkan, kadang berkelakar sudah menjadi semacam ‘bumbu’ dalam setiap
pembicaraan. Namun, adakalanya kita menemui seseorang yang berlebihan
dalam bercanda dan tertawa, dan di lain pihak ada pula seseorang yang
selalu bermuka kelam tanpa dihiasi garis-garis senyum di bibirnya. Islam
adalah agama pertengahan (wasath) antara dua kebathilan.
Selain itu Islam juga merupakan agama yang komplit, yang mengatur segala
sesuatu sampai dengan buang hajat dengan segala adabnya. Lalu,…
bagaimana Islam membicarakan fiqh dalam bercanda ?
Dalam beberapa riwayat menyebutkan bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah bercanda ketika memanggil shahabatnya :
يَا ذَا اْلأُذُنَيْن
“Hai yang mempunyai dua telinga “ [1]
Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam juga pernah berkata kepada seorang perempuan tua : “Tidak ada perempuan tua yang masuk surga”. Kemudian beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam membaca ayat :
إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً * فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا
“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) dengan langsung. Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan “ [QS. Al-Waaqi’ah : 35-36] [2]
Jumat, 25 Mei 2012
Akhlak Dalam Memelihara Waktu
Dari Hasan Al-Bashri -Radhiallahu ‘anhu- diriwayatkan
bahwa ia berkata: “Wahai anak Adam, sesungguhnya kamu tidak lain
hanyalah perjalanan waktu; setiap kali waktu berlalu, berarti hilang
sebagian dirimu.” (Siyaru A’laamin Nubalaa’ IV:585)
Diantara ungkapan Hasan lainnya: “Aku pernah bertemu dengan
orang-orang di mana masing-masing mereka lebih pelit dalam memelihara
umurnya daripada menjaga hartanya.” (“Syarhus Sunnah”, karya Al-Baghawi
XIV:225)
Termasuk juga ucapan Al-Hasan dalam menasihati para sahabatnya agar
mereka bersikap zuhud terhadap dunia dan menggairahkan mereka untuk
mengejar akherat, beliau berkata: “Janganlah benda dunia fana yang
sedikit ini melenakan dirimu, demikian juga janganlah mengukur-ukur
dirimu. Semua itu akan berlalu dengan cepat mengikis umurmu. Kejarlah
ajalmu, jangan lagi katakan: “Besok dan besok.” karena kamu tidak pernah
tahu, kapan kamu akan kembali menemui Rabb-mu.” (“Hilyatul Awliyaa”
II:140)
Kamis, 24 Mei 2012
Rincian Peran Muslimah dalam Dakwah Islam
(Arrahmah.com)
- Sejak awal, perempuan telah memainkan peran penting dalam kemajuan
Dakwah Islam. Mulai dari pengorbanan Sumayyah, hingga peran Aishah dalam
penumpulan hadist-hadist, perempuan telah berperan dalam berkembangnya
dan menyebarkan dien ini.
Sayangnya selama ini, kebangkitan Islam menderita kelemahan dalam
personil Muslimah yang berkualitas, karena adanya ‘pembatasan’ kerja
dakwah ke grup aktivis, dengan upaya terbatas terkait dakwah tarbiyah
yang difokuskan pada wanita .
Dakwah terhadap perempuan adalah keharusan, bahkan perempuan sendiri
juga terikat akan kewajiban berdakwah. Karena pada dasarnya berdakwah
adalah kewajiban bagi seluruh Muslim.
Terlebih dari kaum perempuan sendiri cenderung, ‘meninggalkan’ dan menjauhi aktivitas dakwah itu sendiri.
Rabu, 23 Mei 2012
Mengapa Aku Harus Menikah Denganmu?
Ini adalah kisah seorang pemuda tampan yang shalih dalam memilih
calon istri, kisah ini tak bisa dipastikan fakta atau tidak, namun
semoga pelajaran yang ada didalamnya dapat bermanfaat bagi kita semua,
terutama Muslimah yang belum menikah semoga menjadi renungan.
Ia sangat tampan, taat (shalih), berpendidikan baik, orangtuanya menekannya untuk segera menikah.
Mereka, orangtuanya, telah memiliki banyak proposal yang datang, dan
dia telah menolaknya semua. Orangtuanya berpikir, mungkin saja ada
seseorang yang lain yang berada di pikirannya.
Namun setiap kali orangtuanya membawa seorang wanita ke rumah, pemuda itu selalu mengatakan “dia bukanlah orangnya!”
Feminisme, Kebaikan atau Kejahiliyahan?
Tidak sedikit perempuan kita suka berkelit, menghindari peran dan
kewajiban dasar yang dianggapnya sebagai masalah yang melilit. Yang
gadis ingin selalu bebas dinamis, buntutnya malas untuk menjadi seorang
istri. Giliran jadi istripun tak berhenti bikin sensasi, phobi untuk
punya anak. Kalaupun terpaksa punya, cukup terpeleset sekali saja,
katanya. Pun tidak mau memberikan ASInya, padahal bagi anak itulah yang
paling baik dan enak.
Fenomena itu kini menyeruak di masyarakat bumi, tidak ketinggalan
yang disebut nusantara ini. Dalam kehidupan dunia yang semakin global,
perang tidak sekedar dengan rudal apalagi dengan pedang. Lewat media
massa penjajahan tidak lagi kasat mata. Penjajah yang dijajah bisa satu
asa dan satu rasa, sama-sama bangga. Penjajahan budaya, mengalir bersama
kucuran dana. Feminisme, salah satu namanya.
Feminisme dijual dengan kemasan perjuangan perempuan, pembebasan
wanita. Muncullah jargon keseteraan jender. Perempuan dan laki-laki
tidak beda sama sekali, kecuali pada fungsi reproduksi. Dianggap wajar
bila menolak menggunakan hak reproduksinya. Bayangkan jika dianut semua
wanita negeri ini, bisa-bisa tingkat kelahiran bayi di negara ini bisa
dihitung dengan jari.
Wanita Muslimah versus Wanita Barat
Islam memposisikan wanita dengan begitu mulia, karena generasi
gemilang akan lahir dari rahimnya. Dalam masa kebudayaan jahiliyah
sebelum datangnya Islam, wanita dianggap sangat rendah dan hina bahkan
tidak sedikit ketika lahir anak perempuan dikubur hidup-hidup. Mereka
memandang wanita dengan sebelah mata, bahkan dianggap hina dan tidak
berharga. Setelah datangnya Islam, terbukti wanita dapat menghirup udara
bebas dan diberikan tugas kepadanya dalam membangun sebuah masyarakat
yang berbudaya dan beradab.
Maka kita tidak heran bahwa dalam Islam tidak ada yang namanya
diskriminasi terhadap wanita, tidak ada tuntutan emansipasi wanita dan
feminisme. Karena sejak pertama kali di wahyukannya agama Islam kemuka
bumi, Islam selalu menjunjung tinggi harkat dan martabat kaum wanita.
Dan syariat Islam yang seperti ini tidak akan luntur di makan zaman, tak
akan pernah berevolusi maupun revolusi.
Aku lepaskan bikini untuk Niqab, akhirnya aku bebas!
(Arrahmah.com)
- Seorang wanita Barat, artis, aktivis feminis liberal, model, yang
hidup layaknya seperti para wanita Barat dalam gaya hidup dan cara
berpakaian seperti menggunakan bikini, kemudian masuk Islam setelah
menyadari bahwa Islam sangat menjaga harga diri dan hak-hak perempuan,
dan ia kemudian memakai Niqab yang ia yakini sebagai simbol kebebasan
wanita, ia menulis kisahnya sebagai berikut:
Aku seorang wanita Amerika yang lahir di tengah jantung Amerika. Aku
tumbuh seperti gadis lainnya (seperti biasanya wanita Barat –red),
terpaku dengan hidup glamor di kota besar. Akhirnya aku pindah ke
Flourida dan kemudian ke Pantai selatan Miami, pusatnya bagi yang
mencari kehidupan glamor. Tentu saja aku melakukan apa yang rata-rata
para wanita Barat lakukan.
Aku fokus pada penampilanku dan mendasarkan diriku “berharga” pada
berapa banyak perhatian yang aku dapat dari orang lain. Saya bekerja
diluar batas keagamaan dan menjadi personal trainer, memperoleh sebuah
rumah tepi pantai kelas atas, menjadi seorang “penunjuk” pantai-bioskop
dan dapat mrncapai gaya hidup (ala Barat –red).
Senin, 21 Mei 2012
Ibu Yang Sebenarnya
Tahukah
kamu siapa itu Imam Ahmad dan Imam Syafi’i? Mereka adalah dua ulama
yang merupakan guru dan murid (Imam Syafi’i merupakan guru Imam Ahmad)
Ya, mereka berdua adalah ulama besar yang namanya harum sepanjang
sejarah. Mereka terkenal sebagai mujtahid cemerlang dan luar biasa,
hingga akhirnya berkembang menjadi sebuah madzhab yang dikenal dan
diakui eksistensinya saat ini dalam dunia Islam, yaitu madzhab Hambali
dan Syafii. Mereka pun menghasilkan banyak karya dalam bidang agama
–terutama fiqh- menjadi kitab referensi bagi ulama lainnya, baik yang
sezaman hingga saat ini. Diantaranya adalah kitab al-Musnad karangan
Imam Ahmad bin Hanbal, kitab yang berisi lebih dari 6000 hadits. Atau
mungkin kitab ar-Risalah dan al-Umm karya Imam Syafi’i yang menjadi
banyak rujukan dalam bidang fiqh.
Minggu, 20 Mei 2012
Peran Muslimah Dalam Dakwah
Kubuka
lembaran pagi dengan menyebut asma-Mu Yang Maha Tinggi. Ku coba meniti
hari dengan kesucian hati, meski sungguh selaksa dosa masih melekat di
jiwa. Kucoba merenda masa depan dengan benang harapan dan jarum
ketulusan. Meski kadang perih menusuk, perjuangan ini harus tetap
berlanjut.
Terbentang di depan mata padang
ujian kehidupan, luas…, seolah tanpa batas, namun fana seumur akal yang
sempit. Ia tak dapat diarungi oleh jiwa-jiwa yang kerdil iman, karena
panasnya nafsu telah menyeretnya ke lembah-lembah oase fatamorgana.
Namun, hati yang bertabur syukur, penuh kerinduan kepada Rabbnya,
berhiaskan cahaya iman akan menuntunnya menuju negeri akhir kebahagiaan.
Wahai
saudariku kaum muslimah, engkau laksana pilar kebijaksanaan. Di
tanganmulah kelak tumbuh generasi-generasi yang tangguh. Di pundakmu ada
amanah besar, bersamanya tersimpan berjuta asa, penentu arah sebuah
generasi menuju kejayaan umat.
Wahai kaum muslimah, engkaulah calon-calon ibu masa depan. Ada
ketegaran di balik kelembutanmu. Tersimpan jiwa ksatria di balik lemah
tubuhmu. Sungguh Islam telah memuliakanmu. Dengan indah, Rasulullah
menggambarkan betapa agung engkau wahai ibu…
Ketika
suatu saat salah seorang sahabat Beliau bertanya tentang target bakti
paling tinggi (Setelah Allah dan Rasul-Nya)? Lantas beliau menjawab
“Ibumu,” lalu kepada siapa lagi? “Ibumu”, kemudian? “Ibumu”, kemudian?
“Ayahmu”. Begitulah Islam telah menempatkanmu pada kedudukan yang mulia,
di saat dalam agama dan bangsa lain engkau dihina dan direndahkan.
Saudariku!
Hidup ini bukan tanpa makna dan tujuan. Sebagaimana firman Allah yang
tersirat dalam Al-Qur’an Al-Karim, bahwa tujuan dari penciptaan manusia
dan jin adalah untuk beribadah kepada Allah.
Beratnya Proses Pernikahan Syar'i
by : Abu Harun
Waktu
itu kurasakan berat hidup ini. Bukan dikarenakan perihnya mengais
rizki, bukan pula karena kesulitan ekonomi, dan bukan pula karena
banyaknya hutang negeri. Namun dikarenakan aku merasakan keterasingan
diri.
Masih
terngiang di telingaku bagaimana kerabat dan keluarga mengolok-olok
sunnah ketika pertama kali, dahulu, sunnah demi sunnah yang kutampakkkan
hingga aku harus mengelus dada. Dari sini aku berpikir bahwa aku harus
memiliki tempat untuk mencurahkan segala perasaanku, teman yang akan
memberikan inspirasi dan pelipur lara, dan teman untuk mau berjalan
bersama denganku di atas sunnah nabi Shallallahu’alaihi wasallam. Ya,
aku berpikir bahwa aku harus menikah.
SATUKAN TERLEBIH DAHULU VISI DAN MISI SEBELUM ENGKAU MENIKAH DENGANNYA
Tatkala
sudah tumbuh azzamku untuk menikah, aku mulai mencari-cari dengan siapa
aku hendak menikah. Beragam nama sudah muncul di benak, namun hatiku
tertambat dengan seorang akhwat aktivis dakwah.
Aku
mengenalnya karena ia satu kampus denganku. Kami sama-sama aktifis
kampus. Aku sendiri semasa kuliah aktif di KAMMI, LDK, dan juga internal
kampus seperti MASIKA ICMI. Adapun akhwat tersebut adalah partnerku di
LDK dan KAMMI.
Ketika
aku hendak menikah Alhamdulillah aku sudah berada di atas manhaj salaf,
adapun ia masih aktif di harokah. Akupun menuliskan surat untuknya by
email ttg keinginanku untuk menikah dengannya.
CINTA
Cinta yang cepat timbul dan cepat lenyap,
yaitu cinta yang di dorong oleh kenikmatan.
Cinta yang lama timbul dan cepat lenyap,
yaitu cinta yang didorong oleh kepentingan.
Cinta yang cepat timbul dan lama lenyap,
yaitu cinta yang didorong oleh kebaikan.
Cinta yang lama timbul dan lama lenyap,
yaitu cinta yang didorong oleh kenikmatan, kepentingan, dan kebaikan.
yaitu cinta yang di dorong oleh kenikmatan.
Cinta yang lama timbul dan cepat lenyap,
yaitu cinta yang didorong oleh kepentingan.
Cinta yang cepat timbul dan lama lenyap,
yaitu cinta yang didorong oleh kebaikan.
Cinta yang lama timbul dan lama lenyap,
yaitu cinta yang didorong oleh kenikmatan, kepentingan, dan kebaikan.
Begitulah pesan Ibnu Hazm kepada kita,
DAFTAR BUKU
Daftar buku-buku idaman yang ingin kumiliki untuk perpustakaan kecilku. Semoga bisa mengumpulkan semua buku-buku aslinya untuk bekal mengarungi hidup sampai bertemu dengan-Nya dan bisa bermanfaat bagi generasi selanjutnya. Aamiin
Imam Nawawi
| Format file pdf | ||
|---|---|---|
| Arba’in Nawawiyah [405 KB] | Download | |
| Keutamaan Membaca dan Mengkaji Al-Quran [857 KB] | Download | |
| Riyadhus Sholihin [1.6 MB] | Download | |
| Riyadhus Sholihin 2 [2.4 MB] | Download | |
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani
| Format file pdf dan chm | ||
|---|---|---|
| Silsilah Hadits Dha’if dan Maudhu jilid 1 [3.64 MB] | Download | |
| Silsilah Hadits Dha’if dan Maudhu jilid 2 [18.8 MB] | Download | |
| Sifat Shalat Nabi [140 KB] | Download | |
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz
| Format file pdf | ||
|---|---|---|
| 28 Fatwa Puasa [699 KB] | Download | |
| 20 Fatwa Pilihan Seputar Zakat [557 KB] | Download | |
| Bid’ah-bid’ah Dalam Pernikahan [5.22 MB] | Download | |
| Dakwah ke Jalan Allah [743 KB] | Download | |
| Etika muslim dalam kehidupan sehari-hari [164 KB] | Download | |
| Risalah tentang sihir dan pedukunan [282 KB] | Download | |
| Waspada terhadap bid’ah [554] | Download | |
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
| Format file pdf | ||
|---|---|---|
| Akhlaqul Karimah [928 KB] | Download | |
| Bid’ah dan Kesesatannya [150 KB] | Download | |
| Bisakah manusia mendarat di Bulan [422 KB] | Download | |
| Hukum orang yang meninggalkan sholat [2.4 MB] | Download | |
| Ilmu Waris [10.8 MB] | Download | |
| Manasik Haji dan Umroh [294 KB] | Download | |
| Pelajaran mengenai Puasa, Tarawih dan Zakat [891 KB] | Download | |
| Prinsip ilmu ushul fiqh [934 KB] | Download | |
| Sahabat Nabi dimata Ahlussunnah [561 KB] | Download | |
| Tata cara qurban tuntunan Nabi [363 KB] | Download | |
| Qodho dan Qodar [1.4 MB] | Download | |
Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah
| Format file pdf | ||
|---|---|---|
| Bekal Perjalan Akhirat (Zaadul Ma’ad) [23.5 MB] | Download | |
| ‘Ilamul Muwaqi’im [49.8 MB] | Download | |
| Jangan Dekati Zina [583 KB] | Download | |
| Kunci Kebahagiaan [4.6 MB] | Download | |
| Madarijus Salikin [2.23 MB] | Download | |
| Menumpas senjata syetan (Ighatsatul Lahfan) [4.41] | Download | |
| Noktah-noktah Senandung Syetan [25.4 MB] | Download | |
| Qodho dan Qodar [29.1 MB] | Download | |
| Tafsir Ibnul Qoyyim 1-400 [44.04 MB] | Download | |
| Tafsir Ibnul Qoyyim 401-773 [40.83] | Download | |
| Tamasya Ke Surga [5.58 MB] | Download | |
| Tuntunan Lengkap Pernikahan [15.7 MB] | Download | |
Tafsir Ibnu Katsir Juz 1 – 9
| Format file pdf | ||
|---|---|---|
| Tafsir Ibnu Katsir Juz 1 [34.6 MB] | Download | |
| Tafsir Ibnu Katsir Juz 2 [19.1 MB] | Download | |
| Tafsir Ibnu Katsir Juz 3 [13.1 MB] | Download | |
| Tafsir Ibnu Katsir Juz 4 [15.3 MB] | Download | |
| Tafsir Ibnu Katsir Juz 5 [16.3 MB] | Download | |
| Tafsir Ibnu Katsir Juz 6 [22.8 MB] | Download | |
| Tafsir Ibnu Katsir Juz 7 [18.1 MB] | Download | |
| Tafsir Ibnu Katsir Juz 8 [15.3 MB] | Download | |
| Tafsir Ibnu Katsir Juz 9 [17.4 MB] | Download | |
Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
| Format file pdf | ||
|---|---|---|
| Bekal Pernikahan [446 KB] | Download | |
| Empat kaidah memahami Tauhid (Syarah Qowaidul Arba’) [2 MB] | Download | |
| Jual Beli yang Dilarang Dalam Islam [438 KB] | Download | |
| Membongkar firqoh-firqoh sesat [400 KB] | Download | |
| Prinsip-prinsip Akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah [190 KB] | Download | |
| Salafi digugat salafi menjawab [10.8 MB] | Download | |
| Rahasia Indah Al-Fatihah [1.29 MB] | Download | |
| Sentuhan fiqh untuk wanita beriman [1.35 MB] | Download | |
| Wala dan Bara [2.85 MB] | Download | |
Minggu, 29 April 2012
Benang Merah Syariat Dan Empat Sifat Dasar [Melankolis, Koleris, Sanguin Dan Plegmatis]
Buku ini sangat terkenal, dalam versi bahasa indonesia
berjudul “Personality Plus” karya Florence Litteur. Kami mempunyai buku
terjemahnya dan talah membacanya dan kami
menemukan banyak manfaat dan faidahnya membaca buku ini. Manfaat buku
ini dipergunakan oleh banyak kalangan, mulai dari psikolog pastinya,
dokter jiwa, anggota MLM [katanya ini adalah buku wajib mereka
untuk mencari downline], pemimpin dan bos yang mengatur orang
banyak, tokoh masyarakat, pekerjaan yang menuntut berhubungan dengan
banyak orang seperti sales, humas dan entertrainer. Bahkan digunakan
untuk proses ta’aruf ikhwan-akhwat. Dengan sekedar mengatakan bahwa
akhwat A itu plegmatis-melankolis, maka pahamlah si ikhwan bagaimana
kira-kira gambaran umum sifat akhwat tersebut yang bisa dipergunakan
sebagai pertimbangan pemilihan dan menyesuaikan dengan karakter dirinya.
Dan kalau kami bisa memberi masukan, kami berharap para da’i Islam bisa
mengetahui sekilas ilmu ini demi menyebarnya agama Islam sesuai dengan
Al-Quran dan As-Sunnah berdasarkan pemahaman para salaf yaitu Sahabat, Tabi’in dan Tabi’ut tabi’in.
Agama Islam Adil
Meskipun penulisnya adalah seorang kafir yang tidak berarti bahwa
kita tidak boleh menggunakan ilmunya. Agama islam yang mulia mengajarkan
kita agar adil terhadap semua mahluk termasuk kapada orang kafir yang
mereka adalah sejahat-jahat mahluk yang sudah diberi kehidupan dan
kenikmatan oleh Allah tetapi malah mengingkari. Bagaimana persaan kita
jika ada seseorang yang telah kita bantu, kita beri segala pertolongan
padahal sebelumnya ia adalah papa. Ternyata ia malah menyakiti kita.
Sabtu, 28 April 2012
Jangan mau masuk surga cuma emperannya saja (Motivasi Untuk Saudariku Muslimah)
Alhamdulillah, belakangan ini cadar dan
purdah mulai tidak asing lagi di beberapa tempat di negeri kita.
Sekarang sudah menjadi pemandangan biasa wanita keluar lengkap dengan
seperangkat pakaian yang serba besar dan menutup aurat secara sempurna.
Para wanita penggenggam bara api kini tidak perlu resah lagi ketika
keluar rumah, karena kita lihat wanita bercadar di tempat-tempat umum
seperti pasar, kampus, kantor dan pusat kegiatan lainnya. Mereka tidak
lagi merasa sendiri dan terasing dengan pakaian kemuliaan mereka.
Alhamdulillah juga, fase-fase sulit telah lewat. Dimana cadar dan purdah identik dengan terorisme dan bom. Sehingga image yang
berkembang di masyarakat bahwa cadar adalah pakaian istri teroris.
Menyulitkan wanita-wanita yang menyelamatkan pandangan para lelaki dari
panah iblis. Diskriminasi, razia, periksa KTP sampai penggerebekan di
rumah dialami oleh mereka. Ini karena perbuatan orang-orang yang hanya
punya semangat dalam beragama tetapi tidak berlandaskan ilmu. Bom dan
jihad seperti yang mereka agung-agungkan bukan ajaran Islam. Sumber
ajaran mereka adalah pahamtakfiriy, yaitu mudah mengkafirkan
orang lain sehingga jika sudah kafir maka halal darah dan hartanya.
Berkat perjuangan para da’i dan aktifis dakwah akhirnya image tersebut hilang.
Bahkan cadar telah menjadi tren. Kami rasa dampak dari sebuah film yang sangat booming yaitu
film “ayat-ayat cinta” dimana di sana diceritakan ada sebuah tokoh
wanita bidadari dunia yang hampir sempurna. Ia menggunakan cadar. Maka
kebiasaan masyarakat kita yang latah ramai-ramai mengikutinya. Film dan
sinetron yang lainnya ikut meramaikan dengan tokoh utamanya adalah
wanita cantik yang bercadar. Para wanita mulai bergaya dengan selendang
tipis menutup muka walaupun sekedar bergaya. Akun jejaring sosial ramai
dengan gambar wanita bercadar atau sekedar kartunnya.
Mengenai hal ini, sangat patut
disyukuri. Walaupun film tersebut ada yang bilang untuk berdakwah juga.
Tetapi cara berdakwah seperti ini kurang tepat. Karena di sana ada
campur baur laki-laki dan wanita, membuka aurat, bermesraan dan
menyentuh dengan bukan mahram dan lain-lain. Bagaimana kita berdakwah
kepada Allah dengan cara yang tidak diperkenankan oleh Allah. Lho, tapi kan berhasil, buktinya cadar jadi populer di masyarakat. Kami tidak heran karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
وَأَنَّ اللهَ يُؤَيِّدُ هَذَا الدِّينَ بِالرَّجُلِ الْفَاجِرِ
“Terkadang/boleh jadi Allah menolong agama ini dengan orang yang fajir/pelaku maksiat” [HR. Bukhari 4/72 no.3062 dan Muslim 1/105 no.111]
Langganan:
Postingan (Atom)














